Cara Mengajukan Pinjaman ke Bank BRI dan 3 Kategori KUR

Kodebank.my.id – KUR BRI merupakan pinjaman BRI yang memberikan solusi pembiayaan bagi usaha kecil dan menengah UMKM dari pemerintah sejak tahun 2016, 2017, 2018, 2019, berlanjut hingga 2020.

Pinjaman KUR BRI menawarkan keunggulan berupa bunga yang rendah yaitu 7 % efektif setahun. Lalu bagaimana cara untuk mengajukan Kredit BRI KUR supaya disetujui?

Di era globalisasi saat ini ada banyak masyarakat yang lebih memilih beralih profesi dari pegawai menjadi seorang pengusaha.

Karena menjadi seorang pengusaha selain tidak akan memiliki ikatan tertentu dengan pihak lain, tetapi usaha yang dilakukannya juga dapat mendatangkan pundi pundi rupiah yang dapat membuat kamu dalam waktu singkat menjadi kaya raya.

Memang terdengar sangat mudah, tetapi didalam kenyataannya tidak semudah itu. Karena untuk mendirikan sebuah usaha itu diperlukannya modal dan keahlian yang mumpuni.

Jika tidak ada kedua faktor tersebut maka usaha yang kamu jalani dijamin tidak akan bertahan lama. Memang modal menjadi persoalan yang klasik bagi pengusaha kecil dan menengah. Studi OJK (2018) menunjukkan jika di UMKM terjadi gap pembiayaan paling besar.

Dihadirkannya KUR ini sebagai solusi untuk mengatasi masalah modal dan gap pembiayaan ini. Pemerintah Indonesia sudah meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sejak tahun 2017, 2018, hingga saat ini.

KUR bertujuan untuk memberikan akses kredit, inklusi keuangan, kepada para pengusaha kecil dan menengah yang selama ini tidak bisa mendapatkan kredit ke Bank.

Pemerintah sudah menerbitkan Paket Kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan sektor Rill dan memberdayakan UKMK didalam rangka untuk memberdayakan Usaha Mikro, Menengah, dan Koperasi (UMKMK), penciptaan lapangan kerja, dan juga penanggulangan kemiskinan.

Upaya untuk meningkatkan akses pada sumber pembiayaan ini antara lain dilakukan memberikan penjaminan kredit bagi UMKMK melalui KUR atau Kredit Usaha Rakyat.

Presiden pada tanggal 5 November 2007 meluncurkan KUR atau Kredit Usaha Rakyat dengan fasilitas berupa penjaminan kredit dari Pemerintah.

KUR atau Kredit Usaha Rakyat ini merupakan kredit atau pembiayaan modal kerja dan atau investasi kepada para debitur baik individu atau perseorangan, badan usaha dan ataupun kelompok usaha yang produktif dan layak tetapi belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan yang belum cukup.

UMKM dan koperasi yang diharapkan dapat mengakses KUR adalah yang bergerak didalam bidang usaha produktif seperti pertanian, perikanan dan kelautan, perindustrian, kehutanan , dan juga jasa keuangan simpan pinjam.

Penyaluran KUR ini bisa dilakukan secara langsung, artinya UMKM dan koperasi dapat langsung mengakses KUR di Kantor Cabang atau Kantor Cabang Pembantu Bank Pelaksana.

Supaya pelayanannya lebih dekat kepada usaha mikro, maka penyaluran KUR tersebut juga bisa dilakukan secara tidak langsung, artinya usaha mikro dapat mengakses KUR melalui Lembaga Keuangan Mikro dan KSP atau USP Koperasi ataupun melalui kegiatan linkage program lainnya yang melakukan kerjasama dengan Bank Pelaksana.

Berikut dibawah ini kinerja KUR tahun 2015 hingga 2018:

  • KUR yang tersalurkan kepada 13.258.016 UMKM dengan total plafon sebesar Rp. 317 triliun.
  • Tingkat NPL KUR hingga tahun 2018 sebesar 1.24 %.

KUR merupakan kredit yang diberikan Bank BRI kepada rakyat kecil supaya dapat memulai usaha kecil sendiri. Kredit Investasi atau Kredit Modal Kerja ini diberikan Bank BRI dengan batas atas kredit hingga mencapai Rp. 500 juta.

Pilihan kredit KUR ini lebih ditujukan untuk usaha mikro, koperasi, dan usaha kecil yang memiliki bisnis produktif.

KUR BRI terbagi menjadi tiga kategori yang bisa dipilih yaitu:

1. KUR Mikro

KUR Mikro Bank BRI dengan plafon atas pinjaman hingga sebesar Rp, 25 juta per debitur ini merupakan kredit modal kerja atau investasi. Dimana ketentuan untuk mendapatkan produk fitur ini seperti:

  • Masing masing debitur diberi batas maksimal kredit hingga Rp. 25 juta.
  • Jenis kredit yang ditawarkannya yaitu Kredit Modal Kerja (KMK) dengan jangka waktu tenor maksimal hingga 3 tahun per debitur. Ada juga Kredit Investasi (KI) dengan jangka waktu tenor maksimal hingga 5 tahun per debitur.
  • Sedangkan untuk suku bunganya, Kredit KUR Mikro Bank BRI memiliki suku bunga sebesar 7 % efektif per tahun atau 0,41 % flat per bulannya.

Syarat untuk mengajukan KUR Mikro Bank BRI seperti:

  • Individu atau perorangan yang memiliki sebuah usaha produktif yang layak.
  • Sudah menjalankan usaha sendiri secara aktif minimal selama 6 bulan.
  • Tidak sedang berada dalam proses penerimaan kredit dari perbankan lain terkecuali kredit konsumtif seperti misalnya KKB, Kartu Kredit, dan KPR.
  • Melengkapi persyaratan administrasi seperti identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Ijin Usaha, dan Kartu Keluarga (KK).

Baca juga: Tips dan Cara Memulai Usaha Kuliner

2. KUR Ritel

Ini merupakan kredit investasi atau Kredit Modal Kerja yang diberikan kepada debitur yang memiliki usaha layak dan produktif, dimana setiap debiturnya itu bisa mendapatkan minimal plafon mulai dari Rp. 25 juta hingga maksimal 500 juta.

Berikut dibawah ini ketentuan produk KUR Ritel seperti:

  • Plafon untuk KUR Ritel Bank BRI yaitu minimalnya Rp. 25 juta, sedangkan maksimalnya Rp. 500 juta. Jenis kredit ini sangat cocok bagi mereka yang berencana akan mengajukan KUR BRI sebesar Rp. 100 juta.
  • Jenis kredit yang ditawarkannya berupa Kredit Modal Kerja (KMK) dengan jangka waktu maksimal pinjaman hingga empat tahun. Ada juga Kredit Investasi (KI) dengan jangka waktu maksimal pinjaman hingga lima tahun.
  • Memiliki suku bunga efektif yang berlaku sebesar 7 % per tahun.
  • Tidak dibebani dengan biaya administrasi dan provisi serta agunan yang sesuai dengan ketentuan pihak Bank BRI.

Syarat untuk mengajukan KUR Ritel Bank BRI seperti:

  • Sudah memiliki dan menjalankan usahanya yang produktif dan layak.
  • Tidak sedang berada didalam proses penerimaan kredit dari perbankan lainnya terkecuali kredit yang bersifat konsumtif seperti KKB, Kartu Kredit, dan KPR.
  • Usaha yang dimilikinya sudah dijalankan secara aktif minimal selama 6 tahun.
  • Memiliki Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK), jika memang tidak memiliki surat izin usaha lainnya yang sejenis dan dapat disamakan,

3. KUR TKI

Ini merupakan kredit yang diberikan untuk membiayai calon tenaga kerja Indonesia yang akan berangkat ke luar negeri untuk kerja.

KUR TKI Bank BRI menawarkan maksimal plafon pinjaman sebesar Rp. 25 juta, dengan ketentuan produk fitur seperti:

  • Bisa didapatkannya besaran jumlah kredit maksimal hingga sebesar Rp. 25 juta atau sesuai dengan cost structure yag sudah ditetapkan pemerintah.
  • Memiliki suku bunga efektif yang berlaku sebesar 7 % per tahun atau sebesar 0,41 % per bulan.
  • Tidak adanya biaya administrasi dan provisi yang membebani.
  • Jangka waktu maksimal untuk melunasi pinjaman yaitu sekitar tiga tahun atau sesuai dengan kontrak perjanjian kerja.
  • Untuk tujuan negara penempatan seperti Hongkong, Singapura, Jepang, Taiwan, Korea Selatan, serta Malaysia.

Syarat untuk mengajukan KUR TKI Bank BRI adalah Individu atau perorangan calon Tenaga Kerja Indonesia yang akan pergi berangkat bekerja ke negara penempatan.

Berikut persyaratan administrasinya:

  • Identitas diri seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan Kartu Keluarga (KK).
  • Menyertakan perjanjian penempatan kerja di negara yang sudah ditetapkan.
  • Menyertakan bukti perjanjian kerja dengan calon pengguna jasa TKI.
  • Menyertakan paspor dan visa.
  • Menyertakan persyaratan lainnya sesuai dengan ketentuan yang dapat menyusul tergantung kepada situasi.

Sebenarnya syarat dan cara mengajukan pinjaman ke Bank BRI mudah, kamu hanya perlu pergi ke kantor cabang BRI terdekat.

Baca juga: 5 Ide Peluang Bisnis Bermodal Kecil Bagi Ibu Rumah Tangga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *