Uang Cepat Habis? Mungkin Anda Belum Lakukan Hal Ini

Baru juga gajian, eh tiba-tiba uang sudah habis, saja! Anda pasti juga sering mengalami hal ini, kan? Anda tak sendirian, kok.

Sebab banyak sekali orang yang merasa uangnya sangat cepat habis padahal sepertinya tidak dipakai untuk membeli sesuatu yang berlebihan.

Nah, dalam hal ini tentu saja Anda tidak bisa menyalahkan uangnya. Sebab yang terjadi sebenarnya adalah Anda tidak memiliki kontrol terhadap pengeluaran sehingga merasa uang terlalu cepat habis dalam waktu singkat.

Supaya gaji Anda bisa bertahan lebih lama dan uang tidak cepat habis, yuk simak beberapa tips berikut ini:

1. Cek berapa besar pemasukan dan pengeluaran

Kebanyakan orang selalu menganggap dua hal ini tidak penting. Pertama, karena mereka merasa tahu dengan pasti berapa besarnya pemasukan tiap bulan. Dan ke dua, mereka merasa pengeluaran masih di ambang batas aman sehingga tak perlu dihitung-hitung.

Padahal kalau mencoba menghitungnya dengan baik, Anda mungkin kaget dengan hasil yang akan terlihat. Sebab pemasukan Anda sebenarnya adalah gaji setelah dikurangi dengan kebutuhan pasti bulanan, misalnya untuk bayar cicilan, kuota internet, transport, dan biaya makan.

Jadi jangan sampai Anda berpikir bahwa uang gajian masih utuh padahal tanpa sadar sudah dipotong untuk banyak hal. Tahu dengan pasti berapa uang yang ada akan membantu Anda membatasi diri untuk membeli yang tidak terlalu dibutuhkan.

2. Kenali gaya hidup Anda

Anda harus minum kopi setiap hari, sehingga selalu membeli beberapa kopi kalengan saat berangkat bekerja. Sekilas ini mungkin tampak sebagai hal yang sepele. Tapi coba bandingkan berapa harga kopi kalengan dengan kopi bubuk yang diseduh sendiri? Gaya hidup seperti ini yang banyak tidak disadari.

Orang cenderung lebih suka membeli karena dianggap praktis dan tidak terlalu mahal, padahal memiliki selisih yang cukup besar jika dibandingkan dengan sesuatu buatan sendiri.

Mulai sekarang, kenapa tidak mencoba membawa kopi bubuk ke kantor dan menyeduhnya dengan air panas? Murah, enak, dan tentu Anda bisa minum kopi sepuasnya.

3. Tetapkan pos bulanan

Untuk membantu Anda lebih mudah mengatur keuangan, buatlah pos-pos pengeluaran setiap bulannya. Misalnya saja gaji Anda Rp 5 juta, maka atur menjadi beberapa bagian dan masukkan ke setiap amplop yang sudah ditulisi untuk kebutuhan apa, seperti Rp 1 juta untuk listrik dan air, Rp 500 ribu untuk uang besin sebulan, Rp 500 ribu untuk biaya makan, Rp 1 juta untuk cicilan rumah, Rp 1 juta untuk menabung dan sisanya bisa dipakai membeli sesuatu yang Anda inginkan. Besarnya pos pengeluaran tentu bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda setiap bulannya.

4. Jangan mudah tergoda

Hal terakhir yang seringkali membuat uang habis lebih cepat adalah mudah tergoda dengan berbagai penawaran diskon dan promo. Anda mungkin tergiur beli gadget baru karena ada bonus microwave yang menurut Anda lebih mahal jika dibeli terpisah.

Tapi coba pikirkan lagi, apa iya Anda memang butuh microwave? Jika memang selama ini bisa menjalani hari-hari dengan mudah tanpa microwave, tak ada alasan untuk membelinya meski melalui program promo.

Kunci untuk membuat uang lebih awet adalah disiplin dan memegang komitmen dengan kuat. Sekali Anda berhasil melakukannya, dijamin bulan berikutnya akan lebih mudah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *