4 Prosedur dan Cara Lapor SPT Tahunan Melalui Aplikasi e-Filing

Kodebank.my.id – Dunia teknologi dan informasi terkini berkembang dengan pesatnya. Tidak terkecuali digitalisasi perpajakan di Indonesia yang tercipta karena adanya teknologi canggih yang mendukungnya.

Pemerintah dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai pemegang otoritas pajak telah menyediakan layanan lapor pajak online didalam rangka mempermudah wajib pajak.

Lapor SPT Tahunan online menjadi tahap akhir setelah dilakukannya penghitungan dan pembayaran pajak. Cara lapor SPT tahunan secara online ini bisa dilakukan dengan mudah melalui aplikasi e-Filing.

e-Filing pajak ini sendiri merupakan cara penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) atau pemberitahuan pajak pribadi ataupun badan tahunan yang dilakukan secara online dan real time melalui laman resmi milik e-Filing.

Aplikasi e-Filing atau aplikasi lapor pajak online ini untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh Application Service Provider (ASP) lalu disahkan melalui PER Dirjen Pajak Nomor KEP-05/PJ/2005 tentang Tata Cara Penyampaian Surat Pemberitahuan Secara Elektronik (e-Filing) melalui Perusahaan Penyedia Jasa Aplikasi (ASP).

DJP didalam perkembangannya lalu mengembangkan aplikasi e-Filing milik pemerintah yang bisa diakses melalui website resmi milik Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Sejak diluncurkannya Modul Penerimaan Negara Generasi 2 (MPN G2), Direktorat Jenderal Pajak telah mengintegrasikan seluruh aplikasi perpajakan baik aplikasi e-Filing atau aplikasi Billing.

Lalu bagaimana cara mudah melaporkan SPT tahunan melalui aplikasi e-Filing ini? Berikut dibawah ini 4 prosedur melaporkan SPT tahunan melalui aplikasi e-Filing diantaranya yaitu:

Baca juga: Tips Memilih Lokasi Usaha yang Strategis

1. Mengisi Formulir e-SPT

Pertama tama mengisi formulir e-SPT pada aplikasi e-filing di situs DJP atau e-Filing KlikPajak. Lalu klik “Buat SPT”, setelah itu akan munculnya beberapa pertanyaan.

Isilah e-SPT sesuai dengan kondisi pendapatan keuangan kamu. Jika kamu memiliki penghasilan bruto sama dengan atau bahkan lebih dari Rp. 60 juta, maka pilihlah SPT 1770 S, dan pilih juga “SPT 1770 S dengan panduan, lalu ikuti langkah yang selanjutnya. Kemudian formulir online-nya diisi secara bertahap seperti mengisi SPT manual pada kertas.

2. Minta Kode Verifikasi

Lalu meminta kode verifikasi untuk mengirimkan e-SPT dengan klik “Ambil Kode Verifikasi” Setelah itu cek melalui email ataupun nomor telepon aktif.

3. Mengirim SPT Secara Online

Lalu untuk mengirimkan SPT secara online dengan mengisi kode verifikasi, kamu tinggal klik “Kirim SPT”.

4. Mendapat Notifikasi Email

Jika SPT kamu telah berhasil dikirim, maka kamu akan dibawa lagi untuk kembali ke menu awal Daftar SPT.

Pastikan telah sesuainya jenis SPT, Tahun/Masa Pajak, Status, dan jumlah dengan yang telah kamu laporkan. Nantinya kamu akan langsung mendapatkan notifikasi melalui email kepada WP atau status SPT dan Bukti Penerimaan Elektronik.

Jika dilihat dari sisi kelebihan, melaporkan SPT tahunan melalui aplikasi e-Filing ini dianggap lebih aman dan menguntungkan. Salah satu alasannya adalah karena aplikasi pajak online tersebut telah didukung oleh keberadaan EFIN atau Electronic Filing Identification Number (EFIN).

Dengan adanya EFIN ini, akan terenkripsi dengan aman dan rahasianya transaksi perpajakan secara online baik yang dilakukan melalui situs DJP Online ataupun ASP perpajakan.

Dengan menggunakan sistem perpajakan online juga wajib pajak akan terbebas dari keharusan mencantumkan tanda tangan.

Dan untuk gantinya, ASP perpajakan seperti KlikPajak akan mengirimkan kode verifikasi yang harus dimasukkan oleh wajib pajak saat mereka akan melakukan transaksi, baik saat akan melaporkan pajak secara online ataupun membayar pajak secara online.

Hal tersebut juga dinilai jauh lebih aman karena kode verifikasi tersebut tidak dapat dipalsukan.

Baca juga: Cara Bayar Pajak Online Dengan e-Billing Pajak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *